Sabtu, 31 Juli 2021

KELAS 11. Materi 1 - Membentuk Pribadi Muslim yang Taat, Kompetitif dan Beretos Kerja Unggul

KELAS 11. 

Materi 1 

Bagian 1- Membentuk Pribadi Muslim yang Taat, Kompetitif dan Beretos Kerja Unggul


Setelah mempelajari materi ini diharapkan siswa memiliki karakter :
  1. Religius
  2. Tanggung Jawab
  3. Disiplin
  4. Semangat Kebangsaan
  5. Sopan

QS. An-Nisa' 4 : 59


Artinya :
Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan  Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah ( Al-Qur’an) dan Rasul (Sunnah-nya), jika kamu beriman kepada Allah dan Hari Kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya (Q.S. an-Nisā’/4: 59).

1. Taat Beragama yang baik

Kata Tha’ah, identik dengan kebaikan. Sebab, istilah ini biasa dihubungkan oleh kebanyakan masyarakat, sebagai bukti baiknya keberagamaan seseorang. Semakin beragama, semestinya semakin kuat ketaatannya. Jika kita temukan kebalikannya dalam kenyataan keseharian, berarti orang itu belum benar keberagamaannya, atau beragamanya belum utuh dan masih sepotong-potong.
    Ketaatan yang benar adalah ketaatan yang dilandasihanya karena Allah Swt. semata. Berdasarkan landasan ini, bisa jadi ada seorang karyawan yang taat kepada pimpinan, namun jika ketaatan itu tidak didasari karena Allah Swt., maka itu tidak dinilai sebagai bentuk ketaatan.

2. Taat kepada Ulil Amri

ketaatan kepada ulil amri (pimpinan) harus dilandasi ketaatan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya. Makna lain, seseorang itu hanya boleh menaati pimpinan, orang-tuanya, atau pihak lain, saat ia yakin benar bahwa apa yang mereka perintahkan itu, benar-benar sejalan dengan ketaatan kepada Allah Swt. dan
Rasul-Nya.  

Kenapa perlu juga taat kepada ulil amri? 

Jawabannya karena ajaran agama sendiri menyatakan bahwa kamu lebih mengetahui urusan duniamu. Artinya, banyak aturan dan ketentuan hidup yang belum diatur secara rinci oleh agama, dan itulah peran penting dari ulil amri untuk membuat aturan yang belum diatur oleh agama, tentu setelah melalui mekanisme dan cara-cara yang demokratis.



materi secara lengkap silahkan lihatlah buku berikut :




2 komentar:

BAB 1 - MERAIH KESUKSESAN DENGAN KOMPETISI DALAM KEBAIKAN DAN ETOS KERJA

 Kamu pasti sudah sering mendengar kata "kompetisi". Tapi, tahukah kamu bahwa kompetisi tidak hanya tentang menang dan kalah? Komp...